Semarang – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang secara resmi menerjunkan mahasiswa peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I dan PLP II Tahun Akademik 2026/2027 ke 24 sekolah dan madrasah mitra pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata di lingkungan sekolah sekaligus memperkuat kompetensi sebagai calon pendidik profesional.
Mahasiswa akan melaksanakan kegiatan PLP selama tiga bulan, mulai 6 Juli hingga 6 Oktober 2026. Selama periode tersebut, peserta akan beradaptasi dengan budaya sekolah, mengamati penyelenggaraan pendidikan, melaksanakan praktik pembelajaran, serta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik sesuai dengan jenjang PLP yang diikuti.
Sebanyak 24 sekolah dan madrasah mitra menjadi lokasi pelaksanaan PLP, yang terdiri atas 12 sekolah/madrasah di wilayah Kota Semarang dan 12 sekolah/madrasah di luar Kota Semarang. Penerjunan mahasiswa dilaksanakan secara serentak melalui mekanisme perwakilan di masing-masing sekolah dan madrasah mitra. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi, ketua dan sekretaris program studi, panitia pelaksana PLP, serta dosen pembimbing lapangan (DPL) yang secara langsung menyerahkan mahasiswa kepada pihak sekolah dan madrasah mitra.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag., secara langsung memimpin penyerahan mahasiswa PLP di SMA Negeri 13 Semarang. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa PLP merupakan fase penting dalam pembentukan kompetensi calon guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan.
“Pengenalan Lapangan Persekolahan merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar secara langsung dari ekosistem pendidikan di sekolah. Kami berharap mahasiswa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan madrasah mitra selama menjalankan PLP,” ujar Prof. Fatah Syukur.
Sekolah dan madrasah mitra di Kota Semarang meliputi MAN 1 Kota Semarang, MAN 2 Kota Semarang, SMA Negeri 6 Semarang, SMA Negeri 7 Semarang, SMA Negeri 8 Semarang, SMA Negeri 10 Semarang, SMA Negeri 11 Semarang, SMA Negeri 12 Semarang, SMA Negeri 13 Semarang, SMA Negeri 14 Semarang, SMA Negeri 15 Semarang, dan SMA Negeri 16 Semarang.
Adapun sekolah dan madrasah mitra di luar Kota Semarang meliputi MAN Tegal, MAN Kendal, SMA Negeri 1 Kendal, MAN 1 Kudus, MAN Demak, SMA Futuhiyah, MAN 1 Jepara, SMA Negeri 1 Jepara, SMA Negeri 1 Purwodadi, MAN 1 Grobogan, MAN 1 Pati, dan SMA Negeri 2 Pati.
Program PLP merupakan salah satu mata kuliah berbasis pengalaman lapangan yang dirancang untuk mengintegrasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami karakteristik peserta didik, budaya sekolah, administrasi pendidikan, serta mengembangkan kemampuan merancang dan melaksanakan pembelajaran secara efektif di bawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing lapangan.
Melalui kemitraan yang telah terjalin dengan sekolah dan madrasah, FST UIN Walisongo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam peningkatan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap menjadi pendidik profesional, adaptif, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.


