Semarang, 2 Oktober 2026 — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Asisten Laboratorium Tahun 2026, Jumat (2/10). Kegiatan yang berlangsung di Theater Rektorat Lantai 4, Gedung Kyai Sholeh Darat ini diikuti oleh 233 mahasiswa asisten laboratorium dari berbagai bidang di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag., bersama jajaran pimpinan fakultas, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Laboratorium Sains Terpadu, para Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), serta mahasiswa asisten laboratorium.
Turut hadir Dr. Hamdan Hadi Kusuma, S.Pd., M.Sc., selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan; Dr. Atik Rahmawati, S.Pd., M.Si., selaku Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan; Dr. Ervin Tri Suryandari, S.Si., M.Si., selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama; Muh. Kharis, S.H., M.H., selaku Kepala Bagian Tata Usaha FST; serta Dr. Listyono, M.Pd., selaku Kepala Laboratorium Sains Terpadu FST serta PLP dan laboran laboratorium Kimia, Fisika, Biologi, dan Matematika.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Dekan yang menekankan pentingnya pembekalan bagi peserta dalam mempersiapkan diri menjadi asisten laboratorium yang kompeten dan profesional. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa asisten laboratorium tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga perlu memahami aspek keselamatan, komunikasi, dan manajemen laboratorium. Peserta didorong untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif serta memanfaatkan kesempatan belajar dari para narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan laboratorium dan dunia kerja.

Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan pertama bertajuk “Implementasi AI untuk Industri” yang disampaikan oleh Mokhamad Iklil Mustofa, M.Kom. dari UIN Walisongo Semarang. Sesi ini dimoderatori oleh Agus Sudarmanto, M.Si. Dalam materi ini, peserta diperkenalkan pada perkembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia industri. Pembekalan tersebut memberikan wawasan mengenai peran AI sebagai teknologi yang dapat mendukung efektivitas dan inovasi dalam berbagai kebutuhan industri.
Pembahasan kemudian berlanjut pada materi “Menjadi Asisten Laboratorium yang Kompeten dan Komunikatif” yang disampaikan oleh Dr. Hendi Pratama, S.Pd., M.A. dari PT Transformasi Pendidikan Indonesia. Materi ini menyoroti pentingnya kompetensi dan kemampuan komunikasi dalam menjalankan tugas sebagai asisten laboratorium. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai sikap profesional serta keterampilan komunikasi yang diperlukan ketika berinteraksi dengan pengguna laboratorium.
Pelatihan kembali dilanjutkan dengan materi “Keselamatan Kerja Laboratorium” yang disampaikan oleh Albertus Vidhianto dari PT Merck Chemicals and Life Sciences. Sesi tersebut dimoderatori oleh Chusnul Adib Achmad, M.Si. Melalui materi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya penerapan keselamatan dan kehati-hatian dalam setiap aktivitas laboratorium. Pemahaman terhadap keselamatan kerja menjadi salah satu kompetensi penting bagi asisten laboratorium dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sesuai prosedur.
Materi terakhir adalah “Manajemen Laboratorium” yang disampaikan oleh Arnita Ayu Kusuma, S.T., M.Kes. dari Balai Pengujian dan Laboratorium Lingkungan Hidup (BPL2H-DLHK) Jawa Tengah. Sesi ini membahas pentingnya pengelolaan laboratorium dalam mendukung pelaksanaan kegiatan secara tertib dan efektif. Peserta mendapatkan wawasan mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen laboratorium. Materi tersebut melengkapi rangkaian pembekalan peserta untuk memperkuat kesiapan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai asisten laboratorium.
Rangkaian pelatihan ditutup melalui sesi evaluasi dan penutupan. Peserta mengikuti post-test melalui Google Form, kemudian mendapatkan arahan dan motivasi dari Kepala Laboratorium Sains dan Teknologi sebelum kegiatan resmi berakhir.
Dengan menghadirkan empat materi utama, yakni implementasi AI untuk industri, kompetensi dan komunikasi asisten laboratorium, keselamatan kerja laboratorium, serta manajemen laboratorium, Pelatihan Peningkatan Kompetensi Asisten Laboratorium FST UIN Walisongo Semarang Tahun 2026 menjadi rangkaian pembekalan yang mencakup berbagai aspek penting dalam aktivitas laboratorium.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diharapkan menjadi bagian dari pembekalan bagi para asisten laboratorium dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang.