Semarang, 24 September 2026, Program Studi Pendidikan Matematika menggelar kegiatan Guest Lecture dengan topik “Transformasi Media Pembelajaran Matematika di Era Society 5.0 dan AI” pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Ruang Teater Gedung Kyai Soleh Darat, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menghadirkan dua pakar pendidikan matematika sekaligus, yaitu Prof. Dr. H. Yaya Sukjaya Kusumah, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Prof. Wahyu Setyaningrum, M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Yogyakarta, dengan dipandu oleh moderator Riska Ayu Ardani, M.Pd. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 250 peserta dari mahasiswa dan dosen Pendidikan matematika, baik secara daring maupun luring, yang mengikuti jalannya acara dengan antusias hingga memadati ruang teater.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Dr. Mujiasih, M.Pd., yang menyambut baik terselenggaranya Guest Lecture ini sebagai bagian dari upaya program studi dalam memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen terkait perkembangan media pembelajaran matematika di tengah pesatnya transformasi teknologi dan kecerdasan buatan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan, Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa media pada hakikatnya adalah alat untuk menyampaikan informasi dari penyampai pesan kepada penerima pesan. Komunikasi yang efektif dalam pembelajaran, menurutnya, sangat bergantung pada ketepatan media yang digunakan, agar pesan atau materi yang disampaikan dapat diterima, diserap, dan dipahami dengan baik oleh peserta didik. Hal ini menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang turut mengubah cara informasi disampaikan dan diterima dalam proses pembelajaran matematika.

Dalam paparannya, Prof. Dr. H. Yaya Sukjaya Kusumah, M.Sc., Ph.D. menekankan bahwa era Society 5.0 menuntut setiap individu, termasuk pendidik dan calon pendidik matematika, untuk mampu berkolaborasi secara efektif dengan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, hal ini perlu diimbangi dengan pengembangan keterampilan-keterampilan penting yang relevan dengan tuntutan zaman, serta pemahaman yang mendalam terhadap inovasi media pembelajaran berbasis teknologi. Dengan begitu, pendidik tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kritis dan kreatif dalam mendukung proses pembelajaran matematika.

Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Wahyu Setyaningrum, M.Ed., Ph.D. memaparkan bahwa media pembelajaran matematika di era AI harus mampu mengembangkan keterampilan matematis, bukan sekadar menjadi alat penyampai materi. Beliau menjelaskan bahwa media pembelajaran yang baik adalah media yang menghadirkan meaningful learning, yaitu proses belajar bermakna yang mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik sebelumnya, sehingga tercipta pemahaman konsep yang mendalam dan bukan sekadar hafalan. Lebih lanjut, beliau menuturkan bahwa peserta didik perlu didorong untuk aktif mengonstruksi pengetahuannya sendiri melalui media pembelajaran yang digunakan, kemudian mampu menerapkan pengetahuan tersebut ke dalam berbagai situasi baru, serta melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajarnya. Dengan karakteristik tersebut, media pembelajaran tidak lagi berperan pasif sebagai penyalur materi, melainkan menjadi sarana aktif yang membentuk pemahaman matematis peserta didik secara utuh.

Kegiatan Guest Lecture ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan dosen Pendidikan Matematika dalam merancang media pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik di tengah pesatnya transformasi digital dalam dunia pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *