Semarang – Fakultas Sains dan Teknologi kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui partisipasi dua dosen mudanya dalam Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang. Program nasional yang berlangsung pada 8–23 Juni 2026 ini merupakan mandat dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada UIN Walisongo sebagai salah satu dari 20 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) PKDP di Indonesia. Sebanyak 144 dosen pemula dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen.

Dua dosen muda Fakultas Sains dan Teknologi yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Fiki Khoirul Mala, Lc., M.A. dan Sri Mursidah, S.T., M.T. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang terdiri atas In Service Course 1 (ISC-1), On the Job Course (OJC), dan In Service Course 2 (ISC-2). Model pembelajaran hybrid yang diterapkan memungkinkan peserta mengikuti sesi daring maupun luring secara intensif dan interaktif.

Materi yang diberikan dalam PKDP meliputi kebijakan pengembangan dosen, perencanaan dan evaluasi pembelajaran, strategi dan model pengajaran inovatif, penulisan karya ilmiah, moderasi beragama, hingga penguatan paradigma kesatuan ilmu. Seluruh materi tersebut bertujuan untuk membekali dosen pemula agar lebih siap menghadapi dinamika pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.

Fiki Khoirul Mala menyampaikan bahwa PKDP menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas profesional. “Program ini tidak hanya memperkaya wawasan pedagogik, tetapi juga memberikan perspektif baru dalam merancang pembelajaran yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sri Mursidah menilai bahwa PKDP memberikan pengalaman kolaboratif yang berharga. “Berinteraksi dengan dosen dari berbagai daerah memperluas jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian di masa mendatang,” ungkapnya.

Salah satu peserta PKDP lainnya juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan program ini. “Awalnya saya mengikuti PKDP sebagai bagian dari proses menuju sertifikasi dosen, namun setelah mengikuti rangkaian kegiatan, saya merasakan dampak nyata pada pemahaman metodologi pembelajaran dan pengembangan karier akademik. Materinya aplikatif dan relevan dengan tantangan pembelajaran saat ini,” tuturnya.

Partisipasi dua dosen muda Fakultas Sains dan Teknologi dalam PKDP 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan, inovasi pembelajaran, serta penguatan budaya akademik di lingkungan fakultas dan universitas secara keseluruhan.

— Humas Fakultas Sains dan Teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *