Home / Berita Kampus / Kontingen OSKI 2019 FST UIN Walisongo raih Medali Perak dan Honorable Mention Bidang Biologi

Kontingen OSKI 2019 FST UIN Walisongo raih Medali Perak dan Honorable Mention Bidang Biologi

Semarang – Prestasi membanggakan diraih kontingen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang pada gelaran Olimpiade Sains dan Karya Inovasi (OSKI) 2019. Jumat, (15/11/19)

Pada Kompetisi Nasional yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI ini, FST UIN Walisongo berhasil meraih gelar juara II dan Honorable Mention pada lomba Bidang Biologi. Nelly Vikiladyla Della (Mahasiswa Pendidikan Biologi) mendapatkan medali perak, sedangkan Ami Nurohmah (Mahasiswa Prodi Biologi) mendapatkan prestasi honorable mention.

Keduanya telah menjalani serangkaian tahap sebelum akhirnya dapat meraih gelar penghargaan pada babak final yang diselenggarakan di UIN Alauddin Makasar ini (14-16 November 2019). Dari venue OSKI 2019, Dosen Pembimbing Bidang Biologi, Arnia Sari Mukaromah, M.Sc bersama Anita Fibonnaci, M.Pd Dosen Pembimbing Bidang Kimia mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh perjuangan kontingen UIN Walisongo pada OSKI 2019 ini.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar UIN Walisongo Semarang, juga Selamat kepada seluruh finalis OSKI dari FST UIN Walisongo atas kerja keras dan perjuangan yang luar biasa untuk almamater” Terang Arnia.


Dekan FST UIN Walisongo Semarang, Dr. H. Ismail, M.Ag turut bersyukur bangga atas prestasi kontingen OSKI UIN Walisongo Semarang, meski pada penghargaan tahun kali ini, UIN Walisongo belum mampu masuk pada tiga besar juara umum, tapi apa yang telah dilakukan oleh para Mahasiswa dan pembimbing patut diapresiasi.

“Atas nama pimpinan Fakultas, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua unsur yang terlibat aktif pada gelaran OSKI Tahun ini, terkhusus kepada para mahasiswa dan dosen pembimbing terima kasih sebesar-besarnya atas perjuangan untuk FST UIN Walisongo Semarang” Ucap Ismail.
Lebih lanjut Dekan FST menambahkan, bahwa ke depan pembinaan dan pendampingan kepada para mahasiswa untuk berbagai olimpiade ilmiah akan lebih ditingkatkan dan ditangani serius.
“Saya yakin pengalaman kompetisi ini akan memotivasi capaian prestasi para mahasiswa FST UIN Walisongo Semarang ke depan, untuk itu kami telah membentuk tim khusus Dosen yang akan mengelola membimbing dan mendampingi kegiatan olimpiade dan kompetisi Ilmiah kedepannya, sehingga akan meningkatkan prestasi mahasiswa secara signifikan” Harap Dekan FST.

OSKI tahun 2019 ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama. Sebanyak 646 peserta dari 29 PTKI berkompetisi pada 14-15 November di UIN Alauddin Makasar.
OSKI yang pertama ini mengusung tema “Peran dan Tantangan Sains dan Teknologi Menuju Revolusi Industri 4.0 Sintesis, Karakterisasi, dan Properti”.
Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag, Prof. Dr. Arskal Salim, M.Ag menegaskan, acara ini didesain agar kampus Islam dapat tampil percaya diri dalam kompetisi ilmiah. Sementara itu, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Suwendi, M.Ag mengatakan bahwa tujuan OSKI ada dua, integrasi keilmuan dan transformasi kelembagaan PTKI.

Pada acara pengumuman juara, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tampil sebagai juara umum pada tahun ini dengan total 16 medali, disusul UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan total 5 Medali, dan tuan rumah UIN Alauddin Makasar dengan total 4 medali.

Hadir pada puncak acara penyerahan hadiah dan penghargaan OSKI 2019 adalah Wakil Menteri Agama RI, H. Zainud Tauhid. Dalam sambutannya ia menyampaikan pesan dan haran agar Olimpiade Sains dan Karya Inovasi 2019 melahirkan insan kamil yang berkarakter Islam untuk kemaslahatan umat menghadapi permasalahan kekinian.

(Tim Humas FST)

About Admin Fakultas Sains dan Teknologi

Check Also

Jurusan Kimia Hadirkan Dosen Tamu dari Burkina Faso dalam Forum Diskusi Dosen

Semarang- (3/12/2019) Jurusan Kimia dan Pendidikan Kimia telah adakan diskusi untuk dosen. Diskusi ini dilakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *